[FF/Chapter/Yuri/NC-21/1of15/Levend]

[FF/Chapter/Yuri/NC-21/1of15/Levend]

 

Author : Yuri Masochist or Han Youngra

Title : Levend

Cast : RaNia member’s, SNSD member’s

Genre : Fantasy | Romance

Rated : NC-21

Type : Yuri

Chapter : 1 of 15

Summary : Puluhan tahun yang lalu, dunia dilanda bencana ‘kabut hitam’. Apa yang terjadi selanjutnya? Simak saja. Crack summary!! >.<

Disclaimer : God’s mine T^T except this story is mine :]

Warning : This is YURI fic! Girlxgirl! Do not bash!

A/n : YURI fic!! Girlxgirl! Do not bash! Yang gak suka gak usah baca!! Ada konten seksual dan bahasa kasar! OOC! Tidak sesuai dengan EYD! Seperti biasa alur kecepetan!! Yang ngotot mau baca silahkan~

Mau lihat profile dari pemain? Klik disini

.

.

☆☆☆

.

.

Chapter 1: Black Fog

Puluhan tahun yang lalu, terjadi sebuah bencana yang melanda seluruh negara di dunia. Sebuah kabut hitam tiba-tiba turun dan menutupi pengelihatan. Selama kurang lebih satu minggu manusia hidup dalam gelapnya kabut hitam. Seluruh penduduk dunia awalnya ketakutan namun rasa takut itu hilang seiring berjalannya waktu. Seiringan dengan tidak munculnya dampak negatif akibat bencana tersebut.

Beberapa tahun kemudian puluhan remaja di Portugis, Belanda dan Malaysia melaporkan bahwa mereka dapat menyembuhkan luka mereka sendiri dalam kurun waktu yang tak masuk akal. Mereka dinamakan Vitakinetic. Beberapa jam kemudian setelah diperkenalkannya Vitakinetic ke seluruh dunia, beberapa remaja di seluruh negara melaporkan kasus yang sama. Vitakinetic juga dapat menyembuhkan luka orang lain. Selang dua hari, seorang anak laki-laki di Kanada melaporkan bahwa dirinya adalah seorang Vitakinetic namun dapat menghapus manusia ke sebuah dimensi lain yang diberi nama Medius. Warga di negara tersebut tidak mempercayainya hingga pada akhirnya sekitar seribu manusia lenyap tanpa petunjuk dari muka bumi. Mereka dinamakan Heerser.

Banyak manusia biasa yang tidak mengetahui bahwa kekuatan Heerser bukan hanya sebagai Vitakinetic dan bisa menghapus manusia ke Medius, mereka juga dapat mengeluarkan api dari tubuh mereka.

Untuk menghentikan kepanikan, dunia membuat sebuah organisasi penangkapan Heerser, namun baru satu hari organisasi itu didirikan, ribuan manusia yang melakukan campur tangan dengan organisasi itu hilang ditelan bumi. Diperkirakan mereka telah dilenyapkan oleh para Heerser ke Medius. Hingga kini, manusia biasa hanya dapat angkat tangan, tidak berani untuk menangani kasus Heerser lebih lanjut.

Beberapa bulan kemudian seorang gadis Portugis yang tinggal di Indonesia menamakan dirinya sebagai Governante. Governante memiliki kekuatan yang sama seperti Heerser, namun mereka juga mempunyai tambahan seperti Flare yaitu meledakkan tubuh namun hanya bekerja kepada manusia biasa dan juga para Governante dapat membaca pikiran (Lectoris). Diperkirakan bahwa Governante lebih kuat daripada Heerser.

☆☆☆

Dr. Dr. feel good come make me feel real good

Ttakttakhaetdeon maeumi

Jogeumssik pulline

Dr. Dr. feel good come make me feel real good

Dapdaphaetdeon gaseumi

Eoneusae pyeonanhae

I wanna feel real good I need to feel real good

I wanna feel real good Cuz I been really bad bad

I wanna feel real good I need to feel real good

I wanna feel real good Cuz I been really bad bad

Lantunan lagu dengan nada yang begitu sexy dan menggoda berputar dengan volume yang lumayan keras memenuhi kamar mandi ber-cat Chartreuse dan GreenYellow. Lagu yang berasal dari iPad: yang dilengkapi dengan i-Luv ISP 150 diletakkan di atas meja kaca yang terletak di samping bathtub. Seorang gadis sexy dan cantik berambut coklat ikal sedang berendam air dingin di dalam bathtub. Tubuhnya yang ramping dan kulit putih mulus itu bergeliat kecil. Membuat air sedikit terciprat keluar dari dalam bathtub. Jari-jari kecilnya yang panjang bergerak pelan mengusapi vagina-nya. Ia menggigit bibir bawahnya ketika dirasakannya kedua jari lentiknya masuk perlahan kedalam vagina-nya. Didorongnya perlahan kedua jarinya. Masuk, semakin masuk kedalamnya. Matanya terpejam rapat. Tubuhnya bergeliat. Tak kuasa merasakan nikmatnya masturbasi. Tangan kirinya bergerak kearah rambutnya. Dijambaknya perlahan ketika kedua jarinya masuk semakin dalam. Ia tidak bisa menahan desahan-desahan liar yang keluar dari mulutnya.

“Aaaahh.. aahh…”

Dimaju mundurkannya kedua jari yang berada di dalam lubang hangatnya. Perlahan namun nikmat. Tangan kirinya menjambak rambutnya sendiri kasar. Mulutnya setengah terbuka. Menikmati sentuhan dari dirinya sendiri.

“Ouch! Oohh… aaaahh.. ah..”

Kakinya menendang-nendang air perlahan. Terkadang kepalanya tertunduk lalu terangkat kembali. Seiringan dengan irama kedua jarinya yang bergerak ria di dalam vagina-nya. Ini bukan pertama kalinya ia masturbasi, namun rasanya begitu nikmat. Selalu begitu.

☆☆☆

Eonni, tidak kuliah hari ini?” tanya Jooyi yang tengah memakan sandwich yang dibuat oleh kakaknya. Ah bukan, bukan kakak kandung tepatnya. Nama aslinya adalah Kim Jooyeon tetapi ia lebih senang dipanggil Riko. Ia membenci nama asli pemberian orang tuanya. Orang tua yang telah membuangnya. Begitu pula dengan Jooyi. Mereka berdua mempunyai nasib yang sama. Pertemuan mereka tidak sengaja ketika 2 tahun yang lalu. Entah bagaimana awalnya, sekarang mereka sudah seperti adik dan kakak kandung. Dengan perbedaan umur satu tahun. Jooyi masih menginjak bangku kelas 3 SMU dan Riko baru berada di bangku kuliah semester 1. Dan mereka saling menyayangi. Mereka sudah seperti adik dan kakak kandung.

“Hari ini aku libur. Kau pulang jam berapa hari ini?” tanya Riko. Gadis berambut coklat itu sibuk memakan sandwich-nya.

“Aku? Sepertinya aku pulang jam 8 atau mungkin jam 9 malam. Aku akan main di rumah Xia dahulu.” jawab Jooyi. Ia meminum susu vanilla-nya dengan cepat dan setelah itu ia berdiri dari duduknya.

“Ya sudah. Jangan cari aku nanti malam, aku ada acara.” Riko memperingatkan. Ia berdiri dari duduknya dan merapikan seragam adiknya.

“Baiklah eonni, aku pergi dulu.” setelah selesai, Jooyi segera pergi keluar dari rumah mereka menuju sekolah.

☆☆☆

“Lain kali jika kau mau ke Korea hubungi aku dulu, agar aku dapat menjemputmu di bandara. Kau ini, datang tiba-tiba dengan membawa koper-koper besar. Bagaimana kau ini.. ck,” omel Xia seraya meletakkan dua gelas orange juice di meja. Ia mengambil posisi duduk di sofa yang bersebrangan dengan sahabat sejak kecilnya. Namanya Yijo. Ia tinggal di China namun sering ke Korea hanya untuk tinggal bersama Xia. Menemani Xia yang hidup sendiri di Korea dikarenakan kedua orang tuanya memilih menetap di Amerika.

“Aku kan hanya ingin memberikan sedikit kejutan untukmu,” ucap Yijo. Ia meraih orange juice-nya dan mulai meneguknya sedikit.

“Pasti kau datang ke Korea punya maksud lain. Ah, maksudku kau mau mencari jodoh disini, bukan?” tanya Xia jahil.

Pertanyaan itu sukses membuat Yijo tersedak minumannya. Xia tertawa puas melihat reaksi akhir sahabatnya.

Knock knock

Ketukan pintu membuat Xia menghentikan tawanya. Ia segera beranjak kearah pintu depan meninggalkan Yijo yang masih terbatuk-batuk kecil.

Cklek

“Annyeong Xia~,” seru seorang gadis berambut hitam legam dihadapannya.

Xia meloncat kecil. Ia segera memeluk tubuh gadis dihadapannya. “Aigoo~ Jooyi, sudah lama kau tidak main kesini.”

Jooyi terkekeh kecil seraya menepuk-nepuk punggung Xia, berniat untuk minta dilepaskan dari pelukan terlalu erat yang dapat membunuhnya.

“Ayo masuk!” ajak Xia, ia menarik tangan Jooyi masuk ke dalam rumahnya dan membawanya keruang tengah.

“Akan kukenalkan kau kepada sahabatku dari China,” lanjutnya.

Setibanya di ruang tengah, Yijo yang hendak memarahi Xia karena membuatnya tersedak segera berdiri melihat seorang gadis cantik yang dibawa Xia.

Yijo tersenyum memberikan salam manis dari bibirnya.

“Jooyi kenalkan dia Yijo, sahabatku dari China. Dan Yijo kenalkan, dia Jooyi sahabatku di Korea. Dia masih kelas 3 SMU karena waktu itu dia telat masuk SD satu tahun haha. Tapi dia seumuran dengan kita kok.” jelas Xia panjang lebar.

Yijo tersenyum manis. Ia mengulurkan tangan kanannya kearah Jooyi untuk memperkenalkan diri.

” Yijo.” ucap Yijo manis.

Jooyi membalas jabatan tangan Yijo dengan ragu, “Jooyi.” ucapnya.

Dan semburat merah tiba-tiba muncul di pipinya ketika tangan mungil itu menyentuh tangan hangat Yijo. Xia yang melihatnya hanya dapat tersenyum kecil.

☆☆☆

T-ae, gadis cantik yang sering melakukan masturbasi itu melapisi bibir tipisnya dengan lipstick red cherry dengan perlahan. Mengulum bibirnya sedikit, membuat warna merah cherry melekat menggoda. Ia merapikan rambut coklat ikal panjang-nya dengan gerakan lembut. Jari telunjuk tangan kanannya bergerak perlahan kearah hidungnya. Turun dengan gerakan lambat kearah bibir ranum lalu ke dagunya. Jarinya turun menelusuri leher hingga berhenti di belahan dadanya. Ia memakai mini dress ketat berwarna merah yang merperlihatkan lekuk tubuh rampingnya beserta belahan dadanya. Sangat sexy. Ia dapat menjadi makanan lezat bagi para pria hidung belang yang tak sengaja melihatnya di jalan. Dengan high heels hitamnya, ia melangkahkan kakinya keluar dari apartment mewahnya. Bersiap untuk menghabiskan uang dan waktunya malam ini.

☆☆☆

Seorang gadis berambut hitam berkewarganegaraan Thailand dengan pakaian minim yang menggoda meliukkan tubuhnya di atas dance floor. Wajahnya yang cantik dan terkesan polos itu dapat membuat para namja maupun yeoja sekalipun tak akan tahan menahan nafsu mereka, untuk menerjangnya di atas ranjang. Nama lahirnya Jutamas Wichai namun karena ia kini tinggal di Korea namanya menjadi Kim Jee Hye. Tetapi ia lebih senang jika dipanggil Joy. Nama yang unik.

Seorang gadis dengan potongan rambut sebahu duduk dengan segelas tequila di tangannya. Matanya tertuju kearah Joy. Ia meneguk tequila-nya seraya memperhatikan setiap gerakan menggoda dari penari sexy di Masquerade Bar itu. Ia tertarik dengan dua gumpalan indah di dada Joy. Tak sadar, seringai muncul di bibir tipisnya.

Whisky,” ucap seseorang dengan suara indahnya.

Gadis itu menoleh, memperhatikan seseorang yang baru duduk disampingnya. Tubuhnya ramping. Rambut coklat-nya tergerai indah. Lekuk tubuh dan belahan dadanya terlihat indah dengan memakai mini dress berwarna merah dipadukan dengan high heels hitam dan sebuah kalung mutiara hitam pula di leher jenjang putihnya. Lipstick merah cherry yang digunakannya menambah kesan gorgeous pada dirinya. Sungguh sempurna. Makhluk ini lebih menggoda daripada Joy yang sedari tadi menari tarian erotis yang sukses membuat para pengunjung bar kehausan melihat gerakannya.

Seorang bartender kembali dengan membawa segelas whisky. Ia memberikannya kepada gadis menggoda itu.

Gadis berambut sebahu disampingnya mulai tertarik untuk membuka percakapan dengan gadis disampingnya.

“Sering kemari?” tanyanya.

Gadis berambut coklat itu menoleh, “Lumayan. Aku sering berganti-ganti bar untuk kudatangi. Kau sendiri?” tanyanya kembali.

Gadis berambut sebahu itu tersenyum, ternyata gadis disampingnya mau menjadi lawan bicaranya.

“Ya, aku juga begitu.” ia memberikan jeda pada kalimatnya setelah menghela nafas. “Aku Darae, tetapi kau dapat memanggillku Di. Aku lebih senang dipanggil begitu.” lanjutnya.

Gadis menggoda itu tersenyum, “Kau dapat memanggilku T-ae kalau begitu.” ucapnya.

Di mengangguk. Ia kembali meneguk tequila-nya secara perlahan.

“Kau tahu gadis di dance floor itu?” tanya T-ae seraya mengarahkan jemari lentiknya kearah Joy.

Di mengangguk lalu menggeleng cepat, “Namanya Joy, aku hanya tahu namanya tetapi tidak kenal dengannya.” jawab Di. “Kenapa?”

T-ae memainkan bibir gelas dengan telunjuknya, tertawa kecil sebelum menjawab, “Dia sangat sexy~.”

Sexy?” Di mengerutkan keningnya. “Umh yeah, dia memang sangat sexy. Tetapi kau jauh lebih sexy menurutku.” jawab Di tanpa beban.

T-ae menaikkan sebelah alisnya, ia tertawa kembali, “Aku lebih sexy dari Joy? Ah~ kau bisa saja, Di.”

Di menggeleng. Ia meneguk tequila dalam gelas berleher panjangnya untuk yang kesekian kalinya. “Tetapi menurutku kau lebih sexy darinya.”

T-ae terdiam. Ia memandangi wajah Di perlahan. Kedua bola mata yang indah. Hidung bangir dan bibir sexy-nya. Ia suka karakternya. Ia gadis yang.. menyenangkan menurutnya.

☆☆☆

Seorang gadis dengan topeng yang menutupi sebagian wajahnya, hanya memperlihatkan kedua bola mata indahnya dan bibir sexy juga dagunya masuk ke dalam sebuah rumah terpencil. Baru satu langkah yang ia tumpu di ruangan itu, bau rokok dan minuman keras sudah mencuat keluar dan masuk ke dalam indra penciumannya. Gadis dengan dress hitam selutut tanpa lengan itu berjalan masuk ke dalam sebuah kamar. Di dalamnya, para remaja nakal, peminum berat dan pemerkosa para gadis malang membeku melihat sebuah santapan lezat dihadapan mereka. Jumlah mereka sekitar lima orang, terdiam dengan mulut yang menganga ketika tiba-tiba didatangi seorang gadis sexy bertopeng di kediaman mereka, yang dapat membuat nafsu birahi para remaja sialan itu memuncak seketika.

Gadis itu tersenyum sinis. Tanpa ingin berbasa-basi hanya sekedar untuk menyapa, gadis itu memejamkan kedua matanya.

Kelima remaja itu menatapnya tak mengerti. Namun, beberapa detik setelah itu, mereka merasakan sebuah gejolak aneh dari dalam tubuh mereka. Tepatnya di daerah jantung.

DEG

Gadis itu mengepalkan tangannya dan dalam seketika kelima remaja tidak beruntung itu terjatuh. Jantung mereka terhenti dalam waktu yang sangat singkat.

Gadis bertopeng itu membuka matanya lalu tertawa kecil. Ia adalah seorang Nervi. Nervi adalah sebutan bagi seseorang yang mempunyai kekuatan yang dapat menghentikan detak jantung manusia biasa dalam hitungan detik. Gadis ini juga mempunyai Vitakinetic dan Lectoris (pembaca pikiran). Seperti yang telah dilakukannya tadi. Ia mempunyai dendam tersendiri.

☆☆☆

A/n: Okay segitu aja dulu. Oh ya, sebelumnya saya mau minta maaf karena saya masih banyak hutang FF m(_   _)m

Maafin ya~

Janji bakal di lanjutin tapi gak sekarang-sekarang

Oh ya, harus komen okeeee

Jebaaaaal~~

☆☆☆

Coming Up

Chapter 2: Falling in Love

“Aku ingin bertemu dengan Di lagi malam ini,”